📘 ❞ Sebab Sebab Perpecahan Umat dan Cara Penanggulangannya ❝ كتاب ــ ناصر بن عبد الكريم العقل اصدار 2009

كتب إسلامية بلغات أخرى - 📖 كتاب ❞ Sebab Sebab Perpecahan Umat dan Cara Penanggulangannya ❝ ــ ناصر بن عبد الكريم العقل 📖

█ _ ناصر بن عبد الكريم العقل 2009 حصريا كتاب ❞ Sebab Perpecahan Umat dan Cara Penanggulangannya ❝ عن موقع دار الإسلام 2025 Penanggulangannya: Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala, kami memuji Nya, memohon pertolongan dan ampunan serta bertaubat kepada Nya Kami berlindung dari kejahatan jiwa jiwa keburukan amal Siapa diberi hidayah oleh Allah, niscaya tiada seorangpun yang dapat menyesatkannya disesatkan tiada seorangpun yang memberinya Saya bersaksi bahwa tidak ada ilah berhak diibadahi dengan benar selain semata sekutu Yang berfirman dalam kitab Nya "Artinya : Dan (yang perintahkan) ini adalah jalanKu lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan lain), karena itu mencerai beraikan kamu Nya" [Al An'am 153] Saya Muhammad hamba utusanNya telah memperingatkan umat musibah bakal terjadi, yakni bid'ah perpecahan, sabda beliau "Artinya Kalian akan umat terdahulu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta Sehingga sekiranya mereka masuk lubang biawak, kalian pasti mengikutinya" [Hadits Riwayat Al Bukhari Muslim] Wa ba'du Topik utama harus dianggkat dibahas para ahli ilmu penuntut ilmu sekarang dalah masalah "perpecahan umat!" Mafhumnya, etiologi solusinya Masalah ini sangat perlu diketahui segenap kaum muslimin, lebih Apalagi di zaman sekarang kelompok mulai mengembangkan sayapnya Hawa nafsu semakin menggila hingga menguasai manusia kemunafikan merajalela ke segala penjuru Benar! Sekalipun majlis menjamur di mana mana, namun juga semakin berkembang pesat Memang pada hari banyak disebar, yang tidak mendapat berkah faidah ilmunya Barangkali ia menuntut dari sumber aslinya, yaitu mengacu Qur'an As Sunnah atsar imam yang dijadikan panutan tersebar karya Atau barangkali mereka menimbanya bukan ilmu, atau manhaj fiqih dalam menuntut Meskipun sarana terbuka luas ini, nikmat tersebut justru berdampak negatif terhadap orang Mereka menjadi tergesa gesa menimba ilmu tidak sebagaimana mestinya! Di samping merasa cukup tanpa belajar kepada para ulama Tentu saja termasuk bermanfaat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam diri hal semacam [[1]] Ilmu mendatangkan hanyalah direngguk Itulah pedoman utama merupakan beriman Adapun hanya mencukupkan menuntut melalui (seperti buku kaset) belaka, tentu manfaatnya hanya sedikit Hal juga bisa katalisator munculnya penyimpangan pemikiran serta perpecahan perselisihan agama Maka itu, topik kita kali seputar umat, mafhum, Pembahasan rangkum lima pokok permasalahan [akan disalin dalam beberapa nomor peny] [1] Dalam sebuah hadits riwayat, Muslim Zaid bin Arqam 'alaihi sallam berkata do'anya 'Ya aku Mu bermanfaat' Lihat Shahih Adz Dzikr no 2723 Buku bagus menjelaskan tentang terjadi kalangan islam penyebabpenyebabnya, perbedaan antara kemudian menyebutkan tokohtokoh bid’ah, diakhiri dengan cara menghindari antisipasinya كتب إسلامية بلغات أخرى مجاناً PDF اونلاين هذا القسم يشمل العديد من الكتب الإسلامية المترجمة بجميع اللغات العالمية منها : ***Islamic Books***: الأقسام الفرعية English إنجليزي Français فرنسي Español أسباني Indonesian إندونيسي Türkçe تركي فارسی فارسي اردو أردو Deutsch ألماني Italiano إيطالي বাংলা بنغالي Русский روسي हिन्दी هندي മലയാളം مليالم ไทย تايلندي Filipino فلبيني Shqip ألباني አማርኛ أمهري Bosanski بوسني Polski بولندي 中文 صيني Português برتغالي 한국어 كوري 日本語 ياباني

إنضم الآن وتصفح بدون إعلانات
Sebab Sebab Perpecahan Umat dan Cara Penanggulangannya
كتاب

Sebab Sebab Perpecahan Umat dan Cara Penanggulangannya

ــ ناصر بن عبد الكريم العقل

صدر 2009م عن موقع دار الإسلام
Sebab Sebab Perpecahan Umat dan Cara Penanggulangannya
كتاب

Sebab Sebab Perpecahan Umat dan Cara Penanggulangannya

ــ ناصر بن عبد الكريم العقل

صدر 2009م عن موقع دار الإسلام
حول
ناصر بن عبد الكريم العقل ✍️ المؤلف
المتجر أماكن الشراء
موقع دار الإسلام 🏛 الناشر
مناقشات ومراجعات
QR Code
عن كتاب Sebab Sebab Perpecahan Umat dan Cara Penanggulangannya:
Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala, kami memuji-Nya, memohon pertolongan

dan ampunan serta bertaubat kepada-Nya. Kami berlindung kepada-Nya dari kejahatan jiwa-
jiwa kami dan dari keburukan amal-amal kami. Siapa diberi hidayah oleh Allah, niscaya tiada

seorangpun yang dapat menyesatkannya. Siapa disesatkan-Nya, niscaya tiada seorangpun
yang dapat memberinya hidayah. Saya bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi

dengan benar selain Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Yang berfirman dalam kitab-
Nya.

"Artinya : Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalanKu yang lurus, maka ikutilah dia;
dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai beraikan
kamu dari jalan-Nya" [Al-An'am : 153]
Saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya. Yang telah memperingatkan
umat dari musibah yang bakal terjadi, yakni bid'ah dan perpecahan, dalam sabda beliau.
"Artinya : Kalian akan mengikuti umat-umat terdahulu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi
sehasta. Sehingga sekiranya mereka masuk lubang biawak, kalian pasti mengikutinya" [Hadits
Riwayat Al-Bukhari dan Muslim]
Wa ba'du
Topik utama yang harus dianggkat dan dibahas oleh para ahli ilmu dan para penuntut ilmu
sekarang ini dalah masalah "perpecahan umat!" Mafhumnya, etiologi serta solusinya. Masalah
ini sangat perlu diketahui segenap kaum muslimin, lebih-lebih bagi para penuntut ilmu. Apalagi
di zaman sekarang ini kelompok-kelompok ahli bid'ah mulai mengembangkan sayapnya. Hawa
nafsu semakin menggila hingga menguasai manusia. Sehingga kejahatan dan kemunafikan
merajalela ke segala penjuru.
Benar! Sekalipun majlis-majlis ilmu menjamur di mana-mana, namun bid'ah-bid'ah juga
semakin berkembang pesat. Memang pada hari ini ilmu banyak disebar, namun banyak yang
tidak mendapat berkah dan faidah dari ilmunya. Barangkali karena ia menuntut ilmu tidak dari
sumber aslinya, yaitu tidak mengacu kepada Al-Qur'an dan As-Sunnah serta atsar para imam
yang dijadikan panutan yang tersebar dalam karya-karya mereka. Atau barangkali mereka
menimbanya bukan dari ahli ilmu, atau tidak mengikuti manhaj ahli ilmu dan ahli fiqih dalam
menuntut ilmu.
Meskipun sarana menuntut ilmu terbuka luas pada hari ini, namun nikmat tersebut justru
berdampak negatif terhadap banyak orang. Mereka menjadi tergesa-gesa dalam menimba ilmu
tidak sebagaimana mestinya! Di samping mereka merasa cukup tanpa harus belajar kepada
para ulama. Tentu saja itu termasuk ilmu yang tidak bermanfaat. Rasulullah Shallallahu 'alaihi
wa sallam telah berlindung diri dari hal semacam itu.[[1]]
Ilmu yang mendatangkan berkah hanyalah ilmu yang direngguk dari ulama. Itulah pedoman
utama yang merupakan jalan orang-orang yang beriman. Adapun hanya mencukupkan
menuntut ilmu melalui sarana-sarana (seperti buku dan kaset) belaka, tentu manfaatnya hanya
sedikit. Hal itu juga bisa menjadi katalisator munculnya bid'ah dan penyimpangan pemikiran
serta perpecahan dan perselisihan dalam agama.
Maka dari itu, topik kita kali ini seputar perpecahan umat, mafhum, etiologi dan solusinya.
Pembahasan kali ini akan kami rangkum dalam lima pokok permasalahan [akan disalin dalam
beberapa nomor -peny]

[1] Dalam sebuah hadits riwayat, Muslim dari Zaid bin Arqam Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam
berkata dalam do'anya : 'Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat'. Lihat
Shahih Muslim kitab Adz-Dzikr hadits no. 2723

Buku yang sangat bagus menjelaskan tentang perpecahan yang terjadi di kalangan umat islam serta penyebabpenyebabnya, menjelaskan tentang perbedaan antara perselisihan dan perpecahan, kemudian menyebutkan tokohtokoh ahli bid’ah, dan diakhiri dengan cara menghindari perpecahan dan antisipasinya .
الترتيب:

#242

0 مشاهدة هذا اليوم

#49K

1 مشاهدة هذا الشهر

#71K

4K إجمالي المشاهدات
عدد الصفحات: 30.